MAKALAH
MULTIMEDIA TEKNIK PENGAMBILAN GAMBAR
KELAS : X
MMc
Disusun Oleh
:
Elviana
PEMERINTAHAN
KABUPATEN TULANG BAWANG BARAT
SMK 1 MUHAMMADIYAH
TUMIJAJAR
TAHUN AJARAN
2016
Kata
Pengantar
Puji syukur ke hadirat Tuhan Yang
Maha Esa atas limpahan rahmat-Nya sehingga penulis dapat menyelesaikan tugas
pembuatan makalah dengan judul “Teknik Pengambilan Gambar.”
Makalah ini disusun sebagai pelengkap
tugas mata pelajaran Editing Video,saya mengucapkan terimakasih kepada Bapak
Hariyanto selaku guru mata pelajaran Editing Video yang telah membimbing saya
dalam pembuatan makalah ini.
Informasi yang saya sajikan dalam
makalah ini membahas tentang Teknik Pengambilan gambar. Saya menyadari bahwa makalah ini dapat terwujud berkat bantuan
dari berbagai pihak. Oleh karena itu saya mengucapkan terima kasih atas
dukungannya sehingga saya mampu menyelesaikan makalah ini.
Terlepas dari segala kekurangan,
saya berharap semoga karya tulis ini dapat bermanfaat bagi pihak – pihak yang
memerlukan.
Tumijajar,
31 Mei 2016
Daftar Isi
Halaman Judul ............................................................................................ i
Kata Pengantar ........................................................................................... ii
Daftar Isi ...................................................................................................... iii
Latar belakang............................................................................................. iv
Rumusan
masalah........................................................................................ v
Pembahasan....................................................................................................vi
Saran...............................................................................................................vii
A. Latar
Belakang
Masyarakat
pada umumnya hanya mengetahui secara umum mengenai teknik pengambilan gambar.
Baik bagian – bagian dari kamera video maupun cara penggunaannya. Dalam makalah
ini penulis akan memberi informasi secara mendetail tentang Teknik Pengambilan
Gambar.
B. Rumusan
Masalah
Apa saja teknik
dalam pengambilan gambar dan bagian-bagian teknik pengambilan gambar.
C. Tujuan
Pembuatan
makalah ini bertujuan untuk :
1.
Bagi para pelajar, untuk menambah wawasan mengenai Teknik Pengambilan Gambar
dalam Pembuatan Film Dokumenter.
2.
Memberi informasi kepada pembaca bagaimana cara pengoperasian kamera video yang
sesuai prosedur yang telah ditentukan.
3.
Menambah pengetahuan mengenai bagaimana langkah – langkah dalam Pembuatan Film
Dokumenter.
4. Melengkapi tugas mata pelajaran Editing
Video
D.
Pembahasan Penerapkan Teknik Pengambilan Gambar
Kamera merupakan salah satu aspek penting dalam suatu
pembuatan film, fungsi kamera yaitu mengambil/merekam adegan-adegan yang
diarahkan oleh sang sutradara kemudian divisualisasikan oleh pemain-pemain yang
melakukan adegan-adegan. Kamera dioperasikan oleh kru film yang biasa disebut
kameramen, kameramen mengoperasikan kamera sesuai dengan arahan sutradara.
Untuk menjadi seorang kameramen harus mengetahui
jenis-jenis kamera, mengenal cara-cara atau teknik memegang kamera, teknik
pengambilan gambar, unsur-unsur dalam pengambilan gambar, dll.
Jenis kamera yang digunakan dalam film sangat beragam jenisnya, namun secara
garis besar kamera terbagi tiga yaitu :
1. Kamera foto (still photography)
Kamera foto menghasilkan gambar-gambar
yang tidak bergerak ( still single picture). Bahan baku penyimpanan gambar
berasal dari pita selluloid, sehingga setelah melakukan perekaman harus
diproses lagi dengan pemrosesan secara kimiawi. Contoh : kamera analog, kamera
digital.
2. Kamera film (cinema photography)
Kamera
film memiliki bahan yang sama dengan kamera foto namun hasil yang didapat
berbeda, kamera film menghasilkan gambar yang bergerak atau biasa disebut still
motion. Contoh : kamera 8 mm, 16 mm, 35 mm.
3. Kamera video (video photography)
Untuk
kamera vide sendiri memiliki persamaan dengan kamera film karena menghasilkan
gambar bergerak (still motion), namun yang membedakan yaitu bahan bakunya yang
berupa kaset video yang setelah pengambilan gambar hasilnya dapat langsung
dilihat karena terjadinya gambar secara optis dan elektronis. Contoh : kamera
Betacam, MiniDV, HDCam.
Teknik-teknik
yang terdapat pada pengambilan gambar sangat bervariasi, sehingga saat kita
menonton suatu film tampak macam-macam sudut pandang pengambilan gambar yang
merupakan hal penting dalam film. Penonton akan merasa jenuh apabila gambar
yang disajikan terlihat monoton.
Adapun teknik-teknik yang ada dalam
pengambilan gambar yaitu :
1. Sudut pengambilan gambar (Camera Angle)
a. Bird Eye View
Pengambilan
gambar dilakukan dari atas dari ketinggian tertentu sehingga memperlihatkan
lingkungan yang sedemikian luas dengan benda-benda lain yang tampak dibawah sedemikian
kecil. Pengambilan gambar biasanya menggunakan helikopter maupun dari
gedung-gedung tinggi.
b. High Angle
Sudut
pengambilan gambar tepat diatas objek, pengambilan gambar seperti ini memiliki
arti yang dramatik yaitu kecil atau kerdil.
c. Low Angle
Pengambilan
gambar diambil dari bawah si objek, sudut pengambilan gambar ini merupakan
kebalikan dari high angle. Kesan yang ditimbulkan dari sudut pandang ini yaitu
keagungan atau kejayaan.
d. Eye Level
Pengambilan
gambar ini mengambil sudut sejajar dengan mata objek, tidak ada kesan dramatik
tertentu yang didapat dari eye level ini, yang ada hanya memperlihatkan
pandangan mata seseorang yang berdiri.
e. Frog Level
Sudut
pengambilan gambar ini diambil sejajar dengan permukaan tempat objek berdiri,
seolah-olah memperlihatkan objek menjadi sangat besar.
2. Ukuran gambar (frame size)
a. Extreem Close-up (ECU)
Pengambilan
gambar sangat dekat sekali, hanya menampilkan bagian tertentu pada tubuh objek.
Fungsinya untuk kedetailan suatu objek.
b. Big Close-up (BCU)
Pengambilan
gambar hanya sebatas kepala hingga dagu objek. Fungsi untuk menonjolkan ekpresi
yang dikeluarkan oleh objek.
c. Close-up (CU)
Ukuran
gambar sebatas hanya dari ujung kepala hingga leher. Fungsi untuk memberi
gambaran jelas terhadap objek.
d. Medium Close-up (MCU)
Gambar
yang diambil sebatas dari ujung kepala hingga dada. Fungsinya untuk mepertegas
profil seseorang sehingga penonton jelas.
e. Mid Shoot (MS)
Pengambilan
gambar sebatas kepala hingga pinggang. Fungsinya memperlihatkan sosok objek secara
jelas.
f. Knee Shoot (KS)
Pengambilan
gambar sebatas kepala hingga lutut. Fungsinya hampir sama dengan Mid Shot.
g. Full Shoot (FS)
Pengambilan
gambar penuh objek dari kepala hingga kaki. Fungsinya memperlihatkan objek
beserta lingkungannya.
h. Long Shoot (LS)
Pengambilan
gambar lebih luas dari pada Full Shoot. Fungsinya menunjukkan objek dengan
latar belakangnya.
i. Extreem Long Shoot (ELS)
Pengambilan
gambar melebihi Long Shoot, menampilkan lingkungan si objek secara utuh.
Fungsinya menunjukkan bahwa objek tersebut bagian dari lingkungannya.
j. 1 Shoot
Pengambilan
gambar satu objek. Fungsinya memperlihatkan seseorang/benda dalam frame.
k. 2 Shoot
pengambilan
gambar dua objek. Fungsinya memperlihatkan adegan dua orang yang sedang
berkomunikasi.
l. 3 shoot
pengambilan
gambar tiga objek. Fungsinya memperlihatkan adegan tiga orang sedang mengobrol.
m. Group Shoot
Pengambilan
gambar sekumpulan objek. Fungsinya memperlihatkan adegan sekelompok orang dalam
melakukan suatu aktifitas.
3. Gerakan kamera (moving camera)
a. Zooming (In/Out)
Gerakan
yang dilakukan oleh lensa kamera mendekat maupun menjauhkan objek, gerakan ini
merupakan fasilitas yang disediakan oleh kamera video dan kameramen hanya
mengoperasikannya saja.
b. Panning (Left/Right)
Yang
dimaksud dengan gerakkan panning yaitu kamera bergerak dari tengah ke kanan
atau dari tengah ke kiri, namun bukan kameranya yang bergerak tapi tripodnya
yang bergerak sesuai arah yang diinginkan.
c. Tilting (Up/Down)
Gerakan
tilting yaitu gerakan ke atas dan ke bawah, masih menggunakan tripod sebagai
alat bantu agar hasil gambar yang didapat memuaskan dan stabil.
d. Dolly (In/Out)
Gerakan
yang dilakukan yaitu gerakan maju mundur, hampir sama dengan gerakan Zooming
namun pada dolly yang bergerak adalah tripod yang telah diberi roda dengan cara
mendorong tripod maju ataupun menariknya mundur.
e. Follow
Pengambilan
gambar dilakukan dengan cara mengikuti objek dalam bergerak searah.
f. Framing (In/Out)
Framing
adalah gerakan yang dilakukan oleh objek untuk memasuki (in) atau keluar (out)
framming shot.
g. Fading (In/Out)
Merupakan
pergantian gambar secara perlahan-lahan. Apabila gambar baru masuk menggantikan
gambar yang ada disebut fade in, sedangkan jika gambar yang ada perlahan-lahan
menghilang dan digantikan gambar baru disebut fade out.
h. Crane Shoot.
Merupakan
gerakan kamera yang dipasang pada alat bantu mesin beroda dan bergerak sendiri
bersama kameramen, baik mendekati maupun menjauhi objek.
4. Gerakan objek (moving object)
a. Kamera sejajar objek. Kamera sejajar mengikuti pergerakan objek, baik ke
kiri maupun ke kanan.
b. Walking (In/Out) Objek bergerak mendekati (in) maupun menjauhi (out) kamera.
Setelah
mengetahui teknik-teknik dalam pengambilan gambar, ada beberapa elemen penting
yang harus ada di dalam gambar. Adapun elemen-elemen tersebut yaitu :
a. Motivasi
b. Informasi
c. Komposisi
d. Suara
e. Sudut Kamera
f. Kontinuitas
Selain
teknik-teknik maupun tata cara pengambilan gambar yang harus dimiliki oleh
seorang kameramen yaitu sense of art atau rasa seni, karena gambar yang diambil
oleh kameramen merupakan karya seni. Setiap orang memungkinkan untuk menguasai
teknik-teknik pengambilan gambar namun apabila tidak memiliki rasa seni atau
keindahan maka hasil yang didapatpun kurang maksimal.
Jadi rasa seni yang tinggi dapat
dijadikan modal utama untuk menjadi kameramen. Gali terus potensi diri, selamat
berkarya, bangun perfilman Indonesia menjadi lebih maju dan sukses.
E.
Simpulan
Dalam
makalah ini penulis telah menjelaskan mengenai hal – hal yang berkaitan dengan
teknik pengambilan gambar serta penerapan dalam pembuatan film dokumenter.
Dalam makalah ini penulis juga memberikan informasi lebih mendetail mengenai
tema makalah ini. Mengenai pertanyaan yang diajukan di rumusan masalah semuanya
sudah dijelaskan dalam makalah ini.
F.
Saran
Demikianlah
yang dapat penulis paparkan mengenai materi yang menjadi pokok bahasan dalam
makalah ini. Penulis banyak berharap kepada para pembaca untuk memberikan
kritik dan saran yang membangun demi sempurnanya makalah ini. Semoga makalah
ini berguna bagi penulis pada khususnya juga para pembaca yang budiman pada
umumnya.
G. Lampiran
Pengambilan gambar
menggunakan Camera digital